Man in Waiting…

Beberapa bulan yang lalu teman kantor saya membaca buku Lady in Waiting. Kesimpulan dari buku itu; Bagaimana menjadi wanita yang berkenan dan terbaik di mata Tuhan dalam masa-masa penantian akan teman hidup, pernikahan, dan kelak menjadi seorang ibu. Lantas saya berpikir, kalau laki-laki, apa yang harus dilakukannya dalam masa-masa itu?

Lebih lanjut buku itu menjelaskan, ketika kita membayangkan bahwa pernikahan itu akan selalu bahagia, maka sebenarnya kita sedang menantikan puluhan kekecewaan. Ada banyak hayalan seperti kisah Cinderella, “Lalu mereka menikah dan hidup bahagia…”. Menurut paham idealis, sebuah hubungan, baik itu persahabatan atau percintaan akan sangat dipengaruhi oleh relasi pelakunya dengan Tuhan.

Memang, beragam pilihan dan kepiawaian supaya sebuah hubungan itu kelihatan baik bisa diwujudkan tanpa Tuhan. Caranya, memusatkan serta mengorbankan banyak hal dengan harapan tidak akan menuai kegagalan. Berbeda dengan pengutaraan buku itu, “Ketika anda bersedia mencintai orang lain, kenalah Tuhan lebih dulu dan jalinlah kemesraan yang mendalam…”.

Sejujurnya, saya termasuk orang yang sedang mengalami masa-masa penantian. Kadang godaan datang tanpa kenal kompromi, seperti memaksa agar melakukan sebagian tanpa melibatkan Tuhan. Itu sering terjadi dalam bagian-bagian yang singgah saat senja dan malam hari.

Tapi tunggu dulu, tidak terlalu etis kalau kita buru-buru bersikap mesra pada Tuhan agar mampu mewujudkan waktu-waktu penantian itu menjadi lebih cepat. Tidak sedikit yang merasa kecewa akan hal ini, ada pula yang mengklaim bahwa itulah kehendak Tuhan. Saya mesti akui bahwa penjabaran cinta adalah dari Tuhan. Tapi bukan berarti mencoba dekat hanya karena inisiatif dan niatan yang berujung pada pemuasan diri.

Laki-laki atau perempuan sama saja, karena semua yang dijalani akan bermuara pada Tuhan, yang sudah menjadi kekasihnya sejak lahir hingga kelak berjumpa muka dengan muka. Diperlukan sedikit kesabaran, seutas harapan, dan satu doa untuk memahami bahwa mencintai Tuhan lebih dulu adalah anugerah terbesar yang nantinya bisa dibagikan kepada pasangan-pasangan yang juga sedang menunggu anda dan saya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s