Dalam NamaNya Ada Pengharapan!

Sejak jaman jebot sampai kini, slogan “Yesuslah Harapan!” nempel di telinga dan hati kita. Apalagi saat putus asa, merasa ditinggal sendirian, sedih, dan sebagainya. Tapi! Janganlah bicara candaan yang menyakitkan itu, aku tidak butuh seruanmu! Aku butuh pengalaman nyata! Masihkah Yesus harapan?

Di suatu Sabtu awal bulan lalu, saya mendengarkan beberapa anak kecil latihan menyanyi sembari bergitar didampingi sebagian Guru Sekolah Minggu. Begini reff lagunya…

Hanya di dalam namaNya
Yesus, Dia sumber pengharapan
Di s’panjang hidupku
Hanya di dalam kuasaNya
Pasti tersedia kemenangan
Bagiku s’lama-lamanya

Waktu itu, tanpa pikir rumit, saya goreskan status di jejaring sosial “Tak pernah kuragu, karna Dia bersamaku… itu nyanyian anak-anak Sekolah Minggu yang baru saya dengar. Kalau mereka yang masih kecil itu tak ragu, apalagi anda dan saya. Bersama Tuhan kita mampu hadapi tantangan apapun!” Saya tidak persis sadar menuliskannya.

Empat minggu berlalu, saya mengikuti kebaktian pukul 10.00 Wib di GKI Maulana Yusuf. Sebelum pendetanya berkhotbah, ternyata anak-anak itu mempersembahkan lagu pujian yang pernah saya dengar kala latihan. Mereka rata-rata duduk di kelas lima Sekolah Dasar, suaranya hokeh, jago main gitar, dan kali ini ada pemain drumnya, wuh! Dahsyat!

Saat mereka berdiri di depan altar, saya menatap satu persatu wajah-wajah kecil itu. “Yah, Tuhan! Polos dan lucu!” kagum saya dalam hati. Nah, waktu mereka lantunkan bait pertama, “Firman terangi jalanku, p’risai iman di setiap waktu, lindungiku dari s’gala…” sentak airmata tak tertahan! Mereka ucapkan itu tanpa ragu! Apalagi giliran suara mereka yang semakin keras serukan “Hanya di dalam namaNya, Yesus, Dia sumber pengharapan, di s’panjang hidupku…” saya semakin seperti anak kecil yang tersendu-sendu di pangkuan Sang Juruselamat. Yah! Saya sangat merindukan pelukanNya dan terlalu jujur menceritakan ini. Tidak mengapa…

Sambil tetap menangis, saya menikmati, berpikir banyak hal soal hidup. Yang saya ingat, betapa Tuhan nyata dalam hidup ini, ubahkan Basar Daniel yang enam tahun lalu tidak kenal masa depan, luntang-lantung, ugal-ugalan, dan hal tak berkenan lainnya. Kini, saya bukan pribadi yang sudah sangat baik, yang dirasa, ketika Tuhan ada, harapan ada! Lewat pribadi-pribadi keren yang Tuhan siapkan mendidik tahun-tahun itu. Saya diubahkan lewat kontribusi kawan-kawan yang luar biasa. Saat jatuh, mereka hampiri, ajak ngobrol, tawarkan solusi, dan pokoknya nyata! Kasarnya, saat lapar, mereka hantarkan makanan. Mereka tidak sedikitpun menghakimi saya dalam kondisi demikian.

Waktu paduan suara cilik itu over tune “Hanya didalam namaNya, Yesus, Dia sumber pengharapan…” Ingatan kian menjalar, mengelisahkan bagaimana supaya mereka yang sekarang tidak seberuntung saya bisa dijangkau. Butuh kerja keras! Tidak sebatas doa, perlu perjuangan kepedulian yang lebih. Apalagi ditengah suasana dunia yang semakin ‘gerah’ menggemarkan prinsip “Kuat atau terlindas”. Rasanya tidak adil ketika penyertaan Yesus itu hanya dinikmati pribadi tertentu (Sesama kakak, adik, dan teman PA atau rekan persekutuan, gereja, dan keluarga semata).

Nama Yesus indah juga kekuatan besar ketika itu rela diwujudkan lewat kesempatan, kecerdasan dan prilaku, tidak sebatas spiritualitas yang ‘terbatas’. Orang-orang terbuang butuh Yesus biar tidak merasa kalah karena zaman.

Hai pribadi-pribadi yang sudah pernah menang dan sedang terus berjuang dalam berbagai persoalan hidup, mari semakin mendorong keberartian siapapun dalam kasihNya. Yesus lebih dari kata-kata “Semangat!” “Kamu Bisa!” atau “Tenang! Gue doain!”. Yesus melampaui itu dalam anda dan saya yang bersedia lebih berbagi “kepunyaan pribadi”.

Yesus! Yah! Dia pengharapan nyata!

*Terima kasih adik-adik Sekolah Minggu, mengingatkan kembali, Yesus harapan! Teruslah berdendang…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s