Aku di Kelas Leadership Training

Satu bulan yang lalu saya ditugaskan membentuk tim Leadership Development Program GKI Klasis Bandung angkatan ke-6. Awalnya ingin menolak, sebab tahun lalu sudah jadi koordinator, masakan tahun ini juga? Akhirnya, saya terima tantangan itu walaupun merasa bosan dan kurang optimis terhadap peminat maupun pelaksanaan sesi-sesi mengingat masa persiapan dan publikasi yang singkat, serta berbagai kekuatiran lainnya. Apa yang terjadi?

Training ini terdiri dari delapan sesi; Seminar Tantangan Kepemimpinan Masa Kini, Dasar Kepemimpinan, Komunikasi Efektif, Teamwork, Pengembangan Diri, Motivasi, Visi Misi, dan Perencanaan Pelayanan. Kelas berlangsung dua sesi setiap Sabtu, dari jam 09.00 WIB s/d 15.00 WIB selama empat minggu. Metode tim; Setiap sesi dengan satu atau dua fasilitator (trainer) dibantu dua group leader (asisten fasilitator). Tujuan pelatihan; Mendorong berbagai generasi, terutama kaum muda, menjadi pribadi yang menginspirasi, berguna, dan bertindak nyata menjawab tantangan sehari-hari.

Rabu (12/10) siang, saya menerima daftar akhir jumlah peserta. Saya terkejut! 55 orang! Senang bercampur panik! “Tuhan, ini maksudnya apa?” tanya saya dalam hati. Bukan apa-apa, saya pernah ikut pelatihan ini tahun 2007, angkatan ke-4, pesertanya sekitar 30 orang. Tahun lalu, pesertanya 27 orang. Saya tidak meragukan trainer ataupun rekan group leader (GL). Para pembicara sudah melatih 5 angkatan dan menguasai bahan-bahan. Teman-teman asisten juga sudah pernah ikut dan berpengalaman di unit pelayanan masing-masing. Yang saya gelisahkan menyangkut koordinasi antar trainer dengan GL. Mereka punya jadwal yang padat, baik itu di kantor, kampus, maupun pelayanan yang lainnya. Kalau koordinasinya tidak lancar, kita tidak bisa berharap hasil yang terbaik. Sorenya para GL berkumpul, brainstorming serta mempersiapkan peralatan.

Kamis (13/10) siang, para peserta diberitahu supaya hadir pukul 08.00 untuk hari pertama. Itu artinya, GL mesti hadir 30 menit sebelumnya agar bisa mempersiapkan kebutuhan kelas. Jumat (14/10) malam, saya mampir ke gereja, tampak seorang trainer dan dua rekan GL yang sedang persiapan untuk sesi kedua hari pertama. Malam itu saya juga berkomunikasi dengan bos besar Bidang Bina GKI MY mengenai konsumsi serta kesiapan pembicara sesi 1 (Seminar: Tantangan Kepemimpinan Masa Kini). Saya sempat memperhatikan persiapan yang dilakukan tim sesi dua. Mereka membahas materi, recap, otak-atik rundown sesi, yel-yel, dan sebagainya. Setelah itu saya pulang, sebelum tidur mendoakan kesiapan tim.

Sabtu (15/10) pagi, sekitar jam 07.50 saya tiba di gereja. Beberapa peserta sudah lebih dulu hadir, ada yang bercakap-cakap sembari menikmati sarapan pagi, ada pula yang sedang mengisi absensi dan formulir pendaftaran (registrasi ulang). Dilain keadaan, teman-teman GL dibantu pekerja rumah tangga gereja sedang mempersiapkan peralatan tempur. Mulai dari papan tulis, meja, projector, sound system, kertas-kertas administrasi, dan lain-lain. Dari daftar hadir, peserta yang hadir 42 orang. Jujur, keraguan saya tiga hari yang lalu perlahan sirna karena teman-teman GL cepat tanggap saling membantu.

Pukul 08.55, seorang GL memutar lagu pertanda sesi akan dimulai dan peserta diharapkan masuk ke kelas. Setelah semuanya masuk, GL yang bertugas sebagai MC langsung menyapa beberapa kali, “Selamat pagi!” Serentak peserta membalas, “Selamat pagi!” Seketika kelas riuh! Lalu MC memberikan pengantar sesi pertama. Pembicara yang sudah siap menangkap kesempatan. Tidak ingin membuang waktu, dengan sigap beliau langsung memaparkan tantangan masa kini di keluarga, gereja, dan negara. Para peserta termasuk panitia antusias mengikuti sampai sesi tanya jawab. Sesi pertama berjalan satu jam lebih.

Selanjutnya MC menjelaskan gambaran umum training, tata tertib, perkenalan trainer, GL, dan antar peserta. Setelah itu MC mengajak rekan-rekan peserta membuat dua barisan lalu mengurutkan dari usia yang paling muda di depan dan yang paling tua di belakang. Setelah urutannya benar, mereka saling pijat-pijat bahu sambil tertawa. MC sempat bertanya siapa peserta yang paling muda. Anda mesti tahu, kali ini peserta termuda itu duduk di kelas 8, usianya 13 tahun! Ada juga yang berusia 14 tahun, yang paling tua sekitar 60 tahun. Ada pula peserta yang datang jauh-jauh dari GKI Cianjur juga teman-teman GMKI Bandung. Wow! Tuhan hebat! Setelah 30 menit penyegaran kami pun makan siang, saling berkenalan, bercanda, dan sebagainya.

Sementara kami makan siang, tim sesi 2 mengecek kembali peralatan dan bersiap-siap. Pukul 12.00 sesi 2 (Dasar Kepemimpinan) dimulai. Sang fasilitator menjelaskan apa itu defenisi, fungsi, dan gaya kepemimpinan. Dalam sesi tersebut diceritakan pula kisah Yesus yang setia dan berhasil mendorong Petrus menjadi leader. Peserta tidak bosan, malahan menyimak dengan seksama, sesekali tertawa, bertanya, dan memberi pernyataan. Trainer dan peserta sangat bersemangat, dua rekan GL yang bertugas pun tidak kalah. Dibantu rekan GL yang tidak bertugas di sesi itu, mereka dengan cepat membagikan alat tulis, kertas, mengajak peserta meneriakkan yel-yel “Grace and Serve!” menyanyikan lagu, memberikan mic setiap kali ada peserta yang bertanya, dan sebagainya. Luar biasa! Sesi itu bebas macet, bos! Saya menyaksikan mereka dari kursi paling belakangan sambil terheran-heran.

Setelah sesi itu peserta diberi gambaran materi dan tim minggu depan. Lalu mereka pulang dan kami melakukan evaluasi. Dalam perjalanan pulang, saya berpikir, “Dari kelas leaderhship training, Tuhan sedang bicarakan cinta dan optimisme untuk Indonesia.” Tidak satu pun dari tim yang menyangka jumlahnya sebanyak itu, bersemangat, dan tidak malu-malu bicara. Semua itu menambah semangat tim menyiapkan kelas yang lebih baik lagi di pertemuan-pertemuan selanjutnya.

Dari kelas leadership training Tuhan memompa serta memelihara semangat tim dan peserta. Mereka generasi pembaharu yang sedang Tuhan siapkan bagi bangsa ini. Leadership itu tentangMu, kita, dan negara ini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s