15| “Mimpi Siang Bolong” Basar Daniel?

Saya selalu takut bermimpi. Tapi toh saya selalu mencoba mendaftarkan apa-apa saja yang saya harapkan tercapai dalam setiap tahunnya. Saya termasuk orang yang percaya bahwa yang besar itu dimulai dari bagaimana mampu menyelesaikan yang kecil lebih dulu. Lebih dari itu, tentu saya membutuhkan dukungan doa dalam menyusun dan mengupayakan apa yang saya inginkan.

Baiklah, saya menuliskan list harapan saya tahun ini dalam ketakutan sembari sedikit yakin dengan apa yang pernah tertulis, “Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau.” Ibrani 13:5b

Ini yang akan saya upayakan di tahun 2015 ini:

  1. Saya kepengen jadi anak Tuhan. Yah! Anak Tuhan. Saya tahu, pendosa seperti saya masih akan sangat jauh untuk mencapai kriteria anak Tuhan. Teman-teman saya sering bilang, “Menyerahkan semuanya ketakutan dan apa yang kita kerjakan kepada Tuhan. Melalui doa dan upaya nyata.”

Saya sedang ‘sesumbar’, ingin tekun membaca dan melakukan yang Tuhan perintahkan. Kalau baca Alkitab sampai selesai, mungkin saya akan memilih ‘tidak’. Tapi saya bersedia untuk membacanya separuh atau per bagian-bagian saja.

  1. Kumata Studio. Tempat saya bekerja. Rumah kreatif bagi para pegiat industri animasi khususnya. Seperti roket, tahun ini memasuki tahun ke-4 kami merakit ‘mesin’ yang nantinya akan menerbangkan roket Kumata Studio. Terima kasih untuk penghargaan The Demits di ajang HelloFest dan FFI tahun 2014.

Tahun ini, kami berharap Kumata dapat terbang lebih tinggi, sampai seluruh isi dunia ini melihatnya. Dan itu hanya untuk dua nama, TUHAN dan INDONESIA.

kumata

  1. FOKAL.info. Sebagian teman saya mengira kalau saya bekerja di FOKAL.info, media online genre anak muda, isinya tentang seputar kehidupan dan tantangan anak-anak muda Indonesia. Penulis-penulisnya pun masih muda-muda. 5 tahun sudah menjadi komunitas (nirlaba), sejak 2009. FOKAL.info sudah berkarya banyak; melalui tulisan dalam bentuk opini, karikatur, pelatihan menulis, dan yang lainnya. Oh iya, termasuk melahirkan penulis-penulis muda juga kartunis di tingkat nasional.

Tahun ini, 2015, kami akan membuatnya menjadi unit bisnis, yang bertujuan untuk memperluas daya FOKAL.info memfasilitasi sekaligus mengembangkan potensi-potensi anak muda.

Mimpi saya pribadi, di FOKAL.info, tahun ini semoga lebih dari 10 orang anak-anak muda yang bekerja secara profesional dan dibayar secara profesional. Oh iya, saya tidak dibayar di FOKAL.info, saya ada disana karena hati saya.

fokal

  1. Saya sangat menikmati masa-masa ‘emas’, berada di dalam lingkaran mahasiswa Kristen di Bandung. Antara tahun 2007-2012. Sering saya diundang untuk berbagi di ruang-ruang persekutuan maupun pelatihan. Tahun 2013-2014, saya memilih untuk berada di tempat yang lain.

Tahun 2015 ini, saya merindukannya kembali. Saya merasa berhutang banyak pada anak-anak muda. Kalau saya sekarang berdiri seperti apa yang teman-teman saya lihat, itu karena proses yang ‘luar biasa’ saya lalui dengan dorongan dari berbagai komunitas Kristen.

  1. Menulis buku. Saya berharap tahun ini buku pertama saya rampung. Tentu saya butuh bantuan, dan saya percaya teman-teman saya akan bergotong-royong untuk itu.
  2. Rumah kecil. Setiap hari ada yang lahir. Sementara bumi tak bertambah luas. Harga tanah bisa naik kapan saja. Yang jelas, tidak turun. Semoga saya berani mengambilnya. Tentu tidak bayar lunas, kredit. Sesuai dengan kemampuan saya saja. Tahun ini tahunnya pandai-pandai mengukur diri.
  3. Teman hidup. Nah, untuk yang ini, saya sadar betul, teman-teman saya selalu mendoakan dan berharap saya dapat pacar secepatnya lalu menikah. Alhasil, dimata wanita-wanita yang dekat dengan saya, mengira, saya pria yang terdesak dan tertekan untuk cepat menikah.

Saya mau jawab itu, “TIDAK!” Saya tidak sedang dipaksa oleh siapapun untuk menikah sesegera mungkin, bahkan oleh kedua orang tua saya. Tahun ini, saya menaruh daftar ini yang paling akhir, karena saya tidak buru-buru untuk menikah. Dan saya tidak mendekati wanita hanya karena ingin menikah semata.

Kalau memang Tuhan menghendaki saya tahun ini menikah, itu lain soal. Tentu saya tak bisa menolaknya.

Semoga saya dapat mengupayakan sekaligus mengerjakan apa yang menjadi keinginan hati saya di atas tahun ini. Ini tidak mudah, tapi tidak juga terlalu berat. Karena seperti yang tertulis di atas, Dia tak akan meninggalkan, penyertaannya setia. Satu lagi, semoga, apapun yang akan terjadi di tahun ini, saya tetap bisa meyakini, seperti yang tertulis pula, Yesus Kristus tetap sama, baik kemarin maupun hari ini dan sampai selama-lamanya.” – Ibrani 13: 8.

Terima kasih.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s